Ad: Atas Artikel
⏱️ Waktu Baca: ~2 Menit(392 kata)




JAYAPURA (bisnispapua.com) – Astra Motor Papua terus memperkuat komitmennya terhadap prinsip sustainability atau program strategis keberlanjutan,  melalui pengembangan sumber daya manusia, pendidikan vokasi, pelestarian lingkungan, serta peningkatan keselamatan berkendara di Papua.


” Di bidang pendidikan, Astra Motor Papua mengembangkan AHASS Teaching Factory (TEFA) di SMK binaan sebagai jembatan antara dunia pendidikan dan industri otomotif. Program ini memberikan pengalaman kerja nyata bagi siswa, mulai dari melayani pelanggan, melakukan servis sepeda motor, mengelola suku cadang, hingga memahami operasional bengkel sesuai standar Astra Honda Motor” diterangkan Corporate Communication Astra Motor Papua, Nicolaus Bimo kepada bisnispapua.com, Jumat ( 31/7).


Menurutnya, melalui program tersebut, Astra Motor Papua menyiapkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri. Lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) binaan juga menjadi salah satu sumber rekrutmen tenaga mekanik dan petugas layanan di jaringan dealer Honda.


“Perusahaan juga meningkatkan kualitas pendidikan vokasi melalui pelatihan dan sertifikasi guru produktif, penyediaan peralatan praktik, laboratorium, serta pendampingan agar sekolah memenuhi standar industri. Tujuannya adalah mencetak mekanik yang telah memiliki pengalaman dan kompetensi sebelum memasuki dunia kerja” ungkap Bimo.


Selain pendidikan vokasi, lanjutnya, berbagai program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) digelar dengan menggandeng berbagai mitra, seperti Palang Merah Indonesia (PMI), Dinas Kesehatan, serta komunitas lingkungan.


“Di bidang lingkungan, perusahaan aktif menggelar aksi bersih pantai, penanaman pohon, serta kampanye pengurangan sampah plastik melalui edukasi penggunaan tumbler dan tas belanja ramah lingkungan” ujarnya.


Lanjut Bimo, pihaknya  juga menaruh perhatian pada keselamatan berkendara melalui program Safety Riding. Edukasi tidak hanya diberikan kepada pelanggan, tetapi juga kepada pelajar SMA dan SMK melalui program Tutor Safety Riding, yang mendorong siswa menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan sekolah.


“Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran generasi muda untuk selalu menggunakan perlengkapan keselamatan, khususnya helm, serta mematuhi aturan lalu lintas” harapnya.


Lanjut Bimo, di bidang literasi digital, Astra Motor Papua menjalankan program Satu Hati Berbagi Negeri dengan mengajak pelajar memanfaatkan media sosial secara positif. Siswa didorong membuat konten edukatif tentang keselamatan berkendara, lingkungan, kesehatan, dan berbagai isu sosial lainnya.


“Astra Motor Papua menilai keberlanjutan tidak hanya diukur dari pertumbuhan bisnis, tetapi juga dari kontribusi perusahaan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, menjaga lingkungan, serta membangun budaya berkendara yang aman. Melalui kolaborasi dengan sekolah, pemerintah, dan berbagai komunitas, perusahaan berharap dapat memberikan manfaat ekonomi dan sosial yang berkelanjutan bagi masyarakat Papua” pungkas Bimo. ( Muhammad Kasim )

Ad: In-Feed Paragraf 2