📅 Selasa, 29 Sep 2026 WIT
☀️ Jayapura 31°C
🔥 BREAKING
🔥 Satu Langkah untuk Listrik Maluku Utara, PLN dan Kejati Perkuat Kawalan Pembangunan • 09:59 WIT 🔥 Astra Motor Entrop Gelar Fun Cooking Class Special Harpelnas, Apresiasi Konsumen Setia Honda di Jayapura • 09:48 WIT 🔥 Astra Motor Resmikan Desa Sejahtera Astra Bengkaung, Dorong Potensi Desa Secara Berkelanjutan • 08:47 WIT 🔥 Hingga Agustus 2026, Pendapatan Negara di Papua Capai Rp3,89 Triliun • 07:49 WIT 🔥 Pemerintah Telah Realisasikan Belanja Negara Rp 35,58 Triliun di Wilayah Papua • 04:22 WIT 🔥 Ternyata Ini Alasan Listrik Maluku Utara Andal • 22:33 WIT
BISNIS PAPUA

Fitur Interaktif Cepat

Cuaca Jayapura: 31°C (Cerah Berawan)
Jadwal Shalat: Dzuhur: 11:45 WIT
© 2026 Bisnis Papua Media Siber
Kesehatan

Nadi Jkn, Solusi Menjaga Keaktifan Peserta Jkn

Admin

Jurnalis Bisnis Papua • 4 Agustus 2026, 23:46 WIT • ⏱️ 8 min baca (1289 kata)

👁️ 11.356 WA
📷 Foto dokumentasi peliputan program kesehatan dan pembangunan infrastruktur terpadu di wilayah Papua.
Foto: Dok. Redaksi Bisnis Papua
🤖 Ringkasan AI (Poin Penting Berita) Bisnis Papua AI
  • Realisasi investasi hilirisasi dan industri di Tanah Papua terus menunjukkan akselerasi positif.
  • Menyerap potensi tenaga kerja lokal Orang Asli Papua (OAP) secara berkelanjutan.
  • Mendorong pertumbuhan ekonomi regional melalui konektivitas logistik dan infrastruktur modern.
Suara AI Bahasa Indonesia
Audio TTS Reader v3.6

PROMOSI & KEMITRAAN BisnisPapua.com

Publikasikan Program & Berita Bisnis Anda di Jaringan Terpercaya BisnisPapua.com

Jangkau puluhan ribu pengambil keputusan, pelaku UMKM, perbankan dan investor di 6 Provinsi Tanah Papua.

Pasang Iklan / Advertorial →

JAKARTA ( bisnispapua.com ) – Tidak sedikit peserta JKN yang memiliki kemauan membayar iuran, namun mengalami kendala menyiapkan dana secara penuh saat jatuh tempo pembayaran iuran. Kondisi ini terutama dialami oleh peserta segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) yang memiliki penghasilan tidak tetap. Untuk menjawab tantangan tersebut, BPJS Kesehatan meluncurkan Program NADI JKN (Menabung Demi Iuran JKN) sebagai inovasi untuk membantu peserta menyiapkan dana iuran secara bertahap melalui mekanisme menabung. 

Direktur  Utama  BPJS  Kesehatan  Prihati  Pujowaskito  mengatakan  bahwa  NADI  JKN  merupakan  salah  satu  strategi  retensi  dan  reaktivasi  peserta  untuk  menjaga  keberlangsungan  perlindungan  kesehatan  masyarakat  sekaligus  mendukung  peningkatan  keaktifan  peserta  Program  JKN.  

”Hingga 30 Juni 2026, cakupan kepesertaan JKN telah mencapai 98,60% dari total penduduk Indonesia. Namun demikian, tingkat keaktifan peserta tercatat sebesar 80,25% yang menunjukkan masih terdapat peserta yang belum aktif karena berbagai faktor, termasuk keterlambatan atau ketidakmampuan membayar iuran secara tepat waktu, ” ujar Pujo dalam Launching Program NADI JKN di Jakarta, Selasa (4/8).  

Pujo  menambahkan,   Program  NADI  JKN  adalah  sarana  bagi  peserta  untuk  mempersiapkan  pembayaran  iuran  secara  lebih  ringan  dan  terencana.   Harapannya,   semakin  banyak  peserta  yang  dapat  menjaga  status  kepesertaan  tetap  aktif  dan  memperoleh  perlindungan  kesehatan  secara  berkelanjutan.  

Melalui  Program  NADI  JKN,   peserta  dapat  menyisihkan  dana  secara  bertahap  sesuai  kemampuan  melalui  mitra  yang  telah  bekerja  sama  dengan  BPJS  Kesehatan.   Program  ini  dikembangkan  dalam  dua  skema  layanan,   yaitu  digital-kolektif  dan  konvensional-perorangan,   sehingga  dapat  menjangkau  berbagai  kelompok  masyarakat  dengan  karakteristik  yang  berbeda.  

Pada  skema  digital-kolektif,   peserta  mendaftar  melalui  platform  mitra  seperti  aplikasi  digital  dan  ekosistem  komunitas  yang  telah  bekerja  sama  dengan  BPJS  Kesehatan.   Peserta  kemudian  menabung  secara  berkala,   misalnya  harian  atau  mingguan,   melalui  fitur  yang  disediakan  mitra.   Ketika  dana  yang  terkumpul  telah  mencukupi,   mitra  akan  membayarkan  iuran  JKN  peserta  melalui  virtual  account  yang  terhubung  dengan  sistem  BPJS  Kesehatan.   Saat  ini,   BPJS  Kesehatan  bekerja  sama  dengan  PT  Goto  Gojek  Tokopedia  Tbk  dengan  target  peserta  yang  bekerja  sebagai  pengemudi  ojek  online.    

Selanjutnya  pada  skema  konvensional-perorangan,   peserta  dapat  menabung  melalui  koperasi,   BUMDes,   atau  lembaga  masyarakat  yang  menjadi  mitra  Program  NADI  JKN.   Dana  yang  terkumpul  akan  digunakan  untuk  membayarkan  iuran  JKN  peserta  pada  saat  jatuh  tempo.   Saat  ini,   BPJS  Kesehatan  melakukan  ujicoba  di  5  Kantor  Cabang  (KC  Jakarta  Selatan,   KC  Pangkalpinang,   KC  Boyolali,   KC  Banyuwangi  dan  KC  Pare-Pare)  untuk  bekerja  sama  dengan  mitra  seperti  koperasi,   BUMDes,   atau  lembaga  masyarakat.  

“Ke  depan,   kami  berharap  Program  NADI  JKN  dapat  diperluas  untuk  menjangkau  lebih  banyak  segmen  peserta.   Termasuk  perluasan  kerja  sama  dengan  berbagai  penyedia  aplikasi  digital  yang  telah  akrab  digunakan  masyarakat.   Kami  juga  berharap  implementasi  NADI  JKN  dapat  berjalan  sesuai  roadmap  yang  telah  disusun,   sehingga  cakupan  wilayah  dan  manfaat  program  ini  dapat  terus  berkembang  dari  tahun  ke  tahun, ”  tambah  Pujo.  

Dalam  kesempatan  tersebut,   Wakil  Menteri  Desa  dan  Pembangunan  Daerah  Tertinggal  Republik  Indonesia,   Ahmad  Riza  Patria  mengungkapkan  dukungannya  terhadap  Program  NADI  JKN.   Menurutnya  program  ini  dapat  mendukung  target  pemerintah  dalam  memajukan  desa  maupun  daerah-daerah  tertinggal  di  Indonesia  melalui  perlindungan  kesehatan  yang  dikelola  BPJS  Kesehatan.  

”Inovasi  ini  sangat  relevan  dengan  kebutuhan  masyarakat  saat  ini,   khususnya  masyarakat  di  wilayah  pedesaan.   Saya  berharap  baik  BUMDes,   koperasi  desa  mapun  lembaga  masyarakat  lain  di  desa  dapat  menjadi  mitra  strategis  BPJS  Kesehatan  dalam  menjalankan  Program  NADI  JKN, ”  ujar  Wamendes.  

Saat  ini,   sejumlah  kolaborasi  telah  terjalin  antara  lain  melalui  mitra  di  daerah,   diantaranya  BUMDes  Mandiri  Utama  Kemuja  di  Pangkal  Pinang,   BUMDes  Tirta  Mandiri  dan  BUMDes  Tumang  di  Boyolali,   PT  Pos  Indonesia  di  Banyuwangi,   serta  Koperasi  Desa  Merah  Putih  Mattiro  Ade  di  Parepare.  

Dukungan  juga  datang  dari  Utusan  Khusus  Presiden  Bidang  Pembinaan  Generasi  Muda  dan  Pekerja  Seni,   Raffi  Ahmad,   yang  mengajak  generasi  muda,   pekerja  informal,   dan  pelaku  UMKM  untuk  mulai  menyisihkan  sebagian  pendapatannya  demi  perlindungan  kesehatan  keluarga.    

“Kehadiran  program  NADI  JKN  ini  merupakan  bentuk  keseriusan  BPJS  Kesehatan  dalam  menghadirkan  berbagai  terobosan  pengelolaan  Program  JKN  yang  semakin  dekat  dengan  kebutuhan  masyarakat.   Dengan  cara  ini,   masyarakat  dapat  mempertahankan  kepesertaan  JKN  secara  aktif  tanpa  terbebani  pembayaran  sekaligus, ”  ujar  Raffi  Ahmad  yang  juga  merupakan  Duta  Kehormatan  BPJS  Kesehatan.  

Sebagai  mitra  awal  implementasi,   PT  GoTo  Gojek  Tokopedia  Tbk  mendukung  pengembangan  skema  NADI  JKN  melalui  ekosistem  digital  yang  dimiliki  perusahaan.   Ini  merupakan  pemanfaatan  skema  daily  deduct  engine  yang  terus  dikembangkan  PT  GoTo  Gojek  Tokopedia  Tbk,   sehingga  menjadi  pilihan  bagi  pengguna  aplikasi.  

“Mobilitas para mitra sangat tinggi karena mereka bekerja bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk keluarga. Saat ini, kami laporkan sebanyak 3.147 mitra Gojek di luar desil 1-5 telah bergabung dengan BPJS Kesehatan, sehingga mereka dan seluruh anggota keluarganya mendapatkan perlindungan dari risiko biaya kesehatan yang tidak terduga” ujar Dyan Shinto Eko Nugroho, Chief of Public Affair PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (*)

🛡️ Hak Cipta & Atribusi Redaksi Bisnis Papua

Artikel berjudul "Nadi Jkn, Solusi Menjaga Keaktifan Peserta Jkn" dipublikasikan resmi oleh redaksi Bisnis Papua. Dilarang mengutip, menyadur, atau menyebarluaskan sebagian maupun seluruh materi tanpa mencantumkan tautan sumber aktif: https://bisnispapua.com/nadi-jkn-solusi-menjaga-keaktifan-peserta-jkn/

🛍️

Rekomendasi Belanja & Komoditas Asli Papua

Produk UMKM & Komoditas Unggulan Terverifikasi Redaksi Bisnis Papua di Marketplace Resmi.

Official Affiliate Partners
Kopi Arabika Wamena Diskon 26% Tokopedia
Komoditas • Lembah Baliem
Kopi Arabika Organik Single Origin Wamena 250g
Rp 85.000 Rp 115.000
Beli di Tokopedia ›
Noken Asli Papua Diskon 20% Shopee
Kerajinan • Warisan UNESCO
Noken Rajut Serat Kulit Kayu Anggrek Asli Mama Papua
Rp 275.000 Rp 350.000
Beli di Shopee ›
Minyak Buah Merah Papua Diskon 15% Tokopedia
Herbal Alami • Papua
Minyak Sari Buah Merah Asli Papua (Ekstrak Murni 100ml)
Rp 125.000 Rp 150.000
Beli di Tokopedia ›
Madu Hutan Wamena Diskon 18% Shopee
Superfood • Jayawijaya
Madu Murni Hutan Pegunungan Wamena Papua Asli 350ml
Rp 145.000 Rp 175.000
Beli di Shopee ›

Tulis Tanggapan Anda

Komentar dimoderasi sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *