\n
📅 Jumat, 2 Okt 2026 WIT
☀️ Jayapura 31°C
🔥 BREAKING
🔥 MRP Serahkan Keputusan Pemekaran DOB Provinsi Papua Utara Kepada Wamendagri • 23:46 WIT 🔥 Audiens ke Kemenkum, Majelis Rakyat Papua Usulkan Tiga Poin Krusial Revisi PP 54/2004 • 16:27 WIT 🔥 OJK Papua Catat DPK dan Kredit Perbankan hingga Agustus 2026 Meningkat • 13:49 WIT 🔥 Astra Motor Papua Hadirkan Vario EVO 160 di Merauke Vario Evo Night Ride Vol. 4 • 11:46 WIT 🔥 Astra Motor Papua Terangkan Kenapa Siang Hari Lampu Harus Tetap Menyala • 11:42 WIT 🔥 Tampilan Makin Berani, CRF1100L Africa Twin Siap Temani Petualangan • 11:35 WIT
BISNIS PAPUA

Fitur Interaktif Cepat

Cuaca Jayapura: 31°C (Cerah Berawan)
Jadwal Shalat: Dzuhur: 11:45 WIT
© 2026 Bisnis Papua Media Siber
Ekonomi

GAPKI : Industri Sawit Mampu Hasilkan Devisa Rp 600 Triliun

Admin

Jurnalis Bisnis Papua • 20 Desember 2023, 08:54 WIT • ⏱️ 3 min baca (453 kata)

👁️ 11.356 WA
Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapasawit Indonesia (GAPKI), Eddy Martono ketika menyampaikan sambutan pada Rakercab I GAPKI Papua, Jayapura, Rabu (20/12/2023). (Foto : Muhammad Kasim )
📷 Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapasawit Indonesia (GAPKI), Eddy Martono ketika menyampaikan sambutan pada Rakercab I GAPKI Papua, Jayapura, Rabu (20/12/2023). (Foto : Muhammad Kasim )
Foto: Dok. Redaksi Bisnis Papua
🤖 Ringkasan AI (Poin Penting Berita) Bisnis Papua AI
  • Realisasi investasi hilirisasi dan industri di Tanah Papua terus menunjukkan akselerasi positif.
  • Menyerap potensi tenaga kerja lokal Orang Asli Papua (OAP) secara berkelanjutan.
  • Mendorong pertumbuhan ekonomi regional melalui konektivitas logistik dan infrastruktur modern.
Suara AI Bahasa Indonesia
Audio TTS Reader v3.6

JAYAPURA ( Bisnis Papua )- Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapasawit Indonesia (GAPKI), Eddy Martono mengatakan, industri sawit mendukung ekonomi Indonesia. Pada 2022 lalu, industri sawit mampu menghasilkan devisa sebesar 39,7 juta dolar Amerika atau setara Rp600 triliun.  

PROMOSI & KEMITRAAN BisnisPapua.com

Publikasikan Program & Berita Bisnis Anda di Jaringan Terpercaya BisnisPapua.com

Jangkau puluhan ribu pengambil keputusan, pelaku UMKM, perbankan dan investor di 6 Provinsi Tanah Papua.

Pasang Iklan / Advertorial →

“Angka yang cukup fantastis ini membuat neraca perdagangan Indonesia positif, ” ungkap Eddy dalam kegiatan Rakercab I GAPKI Papua yang turut dihadiri Plt Asisten II Setda Papua, Suzana Wanggai, di Hotel Swisbell Jayapura, Rabu (20/12/2023).  

Selain menghasilkan devisa yang cukup besar, industri sawit juga mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, baik secara langsung maupun tidak langsung.  

“Secara nasional, ada 16,2 juta orang yang bekerja di industri sawit. Kita menyumbangkan devisa cukup besar, dan produsen minyak sawit terbesar di dunia, tetapi di satu sisi, kita juga sebagai konsumen minyak sawit terbesar di dunia, ” ujar Eddy.  

Sementara, di wilayah Papua termasuk daerah otonomi baru, kata Eddy, sesuai data statistik Ditjen Perkebunan tahun 2022, luas areal kebun sawit mencapai 251.864 hektar, meliputi 190.122 hektar di Papua atau 7,8 persen perkebunan sawit raya dan 61.742 hektar di Papua Barat.  

“Produksinya 843.748 ton CPO per tahun. Di Papua meliputi 743.748 ton, dan Papua Barat sebanyak 9.890 ton. Tanah Papua masih cukup luas dan masih berpotensi untuk mengembangkan industri sawit, ” ujarnya. 

Topik Terkait:

📰 REKOMENDASI REDAKSI UNTUK ANDA

Tulis Tanggapan Anda

Komentar dimoderasi sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *