JAYAPURA ( Bisnis Papua )- PT. Pegadaian Area Jayapura menargetkan pencapaian saldo pinjaman atau Out Standing Loan ( OSL ) hingga akhir 2024 bisa menembus angka diatas Rp 1 Triliun.
Publikasikan Program & Berita Bisnis Anda di Jaringan Terpercaya BisnisPapua.com
Jangkau puluhan ribu pengambil keputusan, pelaku UMKM, perbankan dan investor di 6 Provinsi Tanah Papua.
Deputi Pegadaian Area Jayapura, Dul Trisno mengakui, optimis dapat merealisasikan target tersebut, melihat saat ini trend masyarakat di Papua menggunakan produk pegadaian semakin meningkat. Selain itu di papua ini diuntungkan dengan faktor demografi yang sangat berpotensi meningkatkan jumlah nasabah.
“ pencapaian OSL per 31 Desember 2023 itu ada di angka Rp 804 miliar dan sekarang per 26 Februari bahkan sudah tumbuh Rp 807 miliar ” ungkapnya di Jayapura, Selasa ( 27/2/2024).
Selain itu, lanjut Trisno, untuk memaksimalkan pencapaian OSL, Ia juga menginstruksikan para jajaran pimpinan cabang pegadaian area Jayapura meningkatkan layanan dan sosialisasi agar dapat mencapai target diatas Rp 1 Triliun.
“Saya instruksikan mencanangkan dan mendoktrin semua pimpinan cabang untuk ditahun ini untuk bisa diatas Rp 1 Triliun, karena angka satu Triliun itu angka psikologis agar di Jayapura juga bisa naik kelas. ” jelasnya.
Menurut Trisno, dengan mencapaian target OSL tersebut, Pegadaian Area Jayapura akan naik kelas dengan berubah status menjadi satu Kantor Wilayah bersama area Sorong Papua Barat.
“ Kami ada juga cita cita lebih lanjut, kami juga ingin supaya di Jayapura ini ada Kantor Wilayah ( Kanwil ), jadi di area Sorong Papua Barat gabung jadi satu Kanwil” ujarnya.
Trisno menyebutkan, untuk persyaratan bisa menjadi Kanwil, itu sekitar Rp 2,5 hingga Rp 3 Triliun pencapaian OSL.
“ Dari omset senilai Rp 807 miliar sekarang, diprediksi pencapaian omset kita itu sudah diangka Rp 2,47 miliar akhir tahun 2024.” ujarnya
Dijelaskan Trisno, dari seluruh produk pegadaian ditawarkan, yang paling banyak diminati masyarakat adalah produk gadai cepat atau Kredit Cepat Aman ( KCA ), kemudian tabungan emas dan Kredit Usaha Rakyat ( KUR ).
Masyarakat memilih produk KCA karena menjadi solusi cepat dalam mengatasi masalah kebutuhan, selain itu prosesnya lebih mudah dan tidak menggunakan jasa debt collection/petugas penagih dilapangan.
“ Sekarang itu Gadai cepat aman, sekarang yang masih paling diminati masyarakat fortopolionya masih relatif paling besar, kemudian Gadai KCA, Tabungan Emas Logam Mulia, dan KUR. ” jelasnya ( *)
Artikel berjudul "Pegadaian Area Jayapura Target OSL Diatas Rp 1 Triliun" dipublikasikan resmi oleh redaksi Bisnis Papua. Dilarang mengutip, menyadur, atau menyebarluaskan sebagian maupun seluruh materi tanpa mencantumkan tautan sumber aktif: https://bisnispapua.com/pegadaian-area-jayapura-target-osl-diatas-rp-1-triliun/
Tulis Tanggapan Anda
Komentar dimoderasi sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber.