\n
📅 Sabtu, 3 Okt 2026 WIT
☀️ Jayapura 31°C
🔥 BREAKING
🔥 MRP Sambangi Dpd-Ri, Para Senator Dukung Penuh Pemekaran Provinsi Papua Utara • 21:10 WIT 🔥 Semangat Pancasila Menguatkan Langkah PLN UIP MPA • 16:45 WIT 🔥 MRP Serahkan Keputusan Pemekaran DOB Provinsi Papua Utara Kepada Wamendagri • 23:46 WIT 🔥 Audiens ke Kemenkum, Majelis Rakyat Papua Usulkan Tiga Poin Krusial Revisi PP 54/2004 • 16:27 WIT 🔥 OJK Papua Catat DPK dan Kredit Perbankan hingga Agustus 2026 Meningkat • 13:49 WIT 🔥 Astra Motor Papua Hadirkan Vario EVO 160 di Merauke Vario Evo Night Ride Vol. 4 • 11:46 WIT
BISNIS PAPUA

Fitur Interaktif Cepat

Cuaca Jayapura: 31°C (Cerah Berawan)
Jadwal Shalat: Dzuhur: 11:45 WIT
© 2026 Bisnis Papua Media Siber
Ekonomi

Realisasi APBN Papua Juni 2026 : Pendapatan Rp 2,9 Triliun, Belanja Negara 24,5 Triliun

Admin

Jurnalis Bisnis Papua • 25 Juli 2026, 07:13 WIT • ⏱️ 2 min baca (352 kata)

👁️ 28.390 WA
Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Papua (DJPb Provinsi Papua),Izharul Haq ( kanan )di damping Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran II (PPA II)Sigit Purnomo, saat di wawancara media beberapa waktu lalu. ( Foto : Muhammad Kasim )
📷 Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Papua (DJPb Provinsi Papua),Izharul Haq ( kanan )di damping Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran II (PPA II)Sigit Purnomo, saat di wawancara media beberapa waktu lalu. ( Foto : Muhammad Kasim )
Foto: Dok. Redaksi Bisnis Papua
🤖 Ringkasan AI (Poin Penting Berita) Bisnis Papua AI
  • Realisasi investasi hilirisasi dan industri di Tanah Papua terus menunjukkan akselerasi positif.
  • Menyerap potensi tenaga kerja lokal Orang Asli Papua (OAP) secara berkelanjutan.
  • Mendorong pertumbuhan ekonomi regional melalui konektivitas logistik dan infrastruktur modern.
Suara AI Bahasa Indonesia
Audio TTS Reader v3.6

JAYAPURA ( bisnispapua.com )-Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Papua (DJPb )Provinsi  Papua, Izharul Haq menyampaikan pada tahun anggaran 2026 ini, pemerintah menargetkan Pendapatan Negara di wilayah Papua  sebesar Rp6,7 triliun yang terdiri atas target Pajak Dalam Negeri sebesar Rp5,73 triliun, target Pajak  Perdagangan Internasional sebesar Rp234,54 miliar,   dan target Penerimaan Negara Bukan Pajak  (PNBP) sebesar Rp822,78 miliar.

PROMOSI & KEMITRAAN BisnisPapua.com

Publikasikan Program & Berita Bisnis Anda di Jaringan Terpercaya BisnisPapua.com

Jangkau puluhan ribu pengambil keputusan, pelaku UMKM, perbankan dan investor di 6 Provinsi Tanah Papua.

Pasang Iklan / Advertorial →

“Sampai dengan akhir Juni 2026, Pendapatan Negara di wilayah Papua telah terkumpul sebanyak Rp2.90 triliun atau 42,78% dari target” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat ( 24/7)

Izharul Haq menyebutkan, dari jumlah tersebut, penerimaan Pajak Dalam Negeri mendominasi dengan nilai realisasi Rp1.71 triliun. Angka ini didorong oleh peningkatan year-on-year pada realisasi penerimaan PPh Nonmigas dan PPN dan PPnBM.  

“Pertumbuhan ini merupakan dampak dari peningkatan kepatuhan, pengawasan perpajakan dari implementasi Coretax dan manajemen restitusi” ujarnya.

Sementara itu, Izharul Haq menyebutkan, Pajak Perdagangan Internasional menyumbang Rp119,31 miliar yang sebagian besar merupakan pendapatan dari Bea Masuk atas impor barang dan jasa. Kinerja PNBP per 30 Juni 2026 sangat baik. PNBP telah terkumpul sebanyak 130,51% dari target atau mencapai Rp1.07 triliun.  

“Capaian ini didorong oleh realisasi PNBP Lainnya senilai Rp894,13 miliar dan Pendapatan Badan Layanan Umum dengan nilai Rp179,65 miliar” jelasnya.  

Izharul Haq menyebutkan, pada tahun anggaran 2026, pemerintah mengalokasikan pagu Belanja Negara di wilayah Papua sebesar Rp58,99 triliun yang terdiri atas pagu Belanja Pemerintah Pusat sebesar Rp20,76 triliun dan pagu Transfer ke Daerah sebesar Rp38,23 triliun.

“Hingga 30 Juni 2026, pemerintah telah melaksanakan Belanja Negara sebesar Rp24,50 triliun atau mencapai 41,54% dari pagu. Nilai realisasi ini mengalami peningkatan year-on-year sebesar 4,96% dibanding Juni 2025.” ungkapnya.

Lanjutnya, hal ini menunjukkan komitmen pemerintah terhadap pembangunan di Papua  dengan percepatan pelaksanaan Belanja Negara sampai dengan pertengahan tahun 2026.Jenis Belanja Pemerintah Pusat terealisasi Rp7,50 triliun, meningkat 56,24% (yoy) dibanding tahun lalu.  

Sementara itu, sampai dengan akhir Juni 2026, pemerintah pusat telah menyalurkan Transfer ke  Daerah senilai Rp17.00 triliun ke masing-masing pemerintah daerah di Papua.  

“Jumlah tersebut terdiri dari realisasi DBH sebesar 671,15 miliar, DAU sebesar 11.36 triliun, DAK sebesar 1.66 triliun ( DAK ) Fisik sebesar Rp27,77 miliar dan DAK Non Fisik sebesar Rp 1.63 triliun, Dana Otonomi Khusus sebesar Rp 2,30 triliun dan Dana Desa sebesar Rp 997,42 miliar” tutup Izharul Haq ( Muhammad Kasim )

🛡️ Hak Cipta & Atribusi Redaksi Bisnis Papua

Artikel berjudul "Realisasi APBN Papua Juni 2026 : Pendapatan Rp 2,9 Triliun, Belanja Negara 24,5 Triliun" dipublikasikan resmi oleh redaksi Bisnis Papua. Dilarang mengutip, menyadur, atau menyebarluaskan sebagian maupun seluruh materi tanpa mencantumkan tautan sumber aktif: https://bisnispapua.com/realisasi-apbn-papua-juni-2026-pendapatan-rp-29-triliun-belanja-negara-245-triliun/

Tulis Tanggapan Anda

Komentar dimoderasi sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *